MINSEL LENSAMANADO.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bekerja sama dengan Pengadilan Negeri Amurang menggelar simulasi penanggulangan kebakaran di halaman PN Amurang, pada Rabu (19/3/2025).
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala Dinas Damkar Minsel, Nixon Mukuan,S.Sos yang didampingi oleh Sekretaris Franky Tambengi, SE, serta anggota lainnya.
Simulasi dan pelatihan yang berlangsung tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keahlian mengenai teknik-teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja dan tempat lainnya. Dalam kesempatan ini, petugas Damkar menyampaikan beberapa hal penting kepada peserta, antara lain pentingnya kewaspadaan dan ketenangan saat menghadapi situasi kebakaran.
“Ketika terjadi kebakaran, penting bagi kita untuk tetap waspada dan tidak panik,” ungkap Nixon Mukuan.S.Sos. Ia menjelaskan teknik pemadaman kebakaran yang dapat dilakukan, mulai dari metode sederhana hingga alat modern. Metode sederhana mencakup penggunaan kain basah untuk memadamkan api, sementara alat modern seperti Alat Pemadaman Api Ringan (APAR) harus digunakan dengan cara disemprotkan secara merata.
Simulasi pemadaman api dimulai dengan pemadaman api yang terdapat dalam tong, diikuti dengan simulasi pemadaman api yang berserak atau menjalar. Kedua simulasi ini menggunakan metode kain basah dan APAR. Simulasi ketiga berfokus pada penanganan kebocoran dan kebakaran pada kompor gas. Dalam hal ini, petugas memastikan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencopot regulator kompor gas sebelum melakukan pemadaman dengan kain basah.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta membekali mereka dengan keterampilan yang berguna dalam situasi darurat.
(A’Run)











