MINSEL || LENSAMANADO.COM – Pasangan Calon Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar (FDW) dan Calon Wakil Bupati Theodorus Kawatu (TK), yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan, melakukan kunjungan penting ke Desa Koreng dan Desa Pinamorongan di Kecamatan Tareran, Kamis (10/10/2024).
Kunjungan tersebut dalam rangka meresmikan Posko Pemenangan bagi pasangan calon ini dan juga untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), SK-ADT.
Kedatangan pasangan FDW-TK disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat.
Rombongan pendukung dan simpatisan mengiringi kedua kandidat menuju panggung utama Rumah Pemenangan dengan suasana penuh semangat dan kegembiraan.
Dalam orasi politiknya, Ketua Tim Pemenangan FDW-TK, Sonny Tandaju, menegaskan bahwa pasangan ini adalah pasangan yang “paripurna” dan sudah matang dalam berbagai aspek.
Tandaju juga menjelaskan sejumlah pencapaian FDW-TK selama ini, dan menekankan pentingnya melanjutkan program yang telah dicanangkan, sesuai dengan jargon baru mereka, yaitu “Lanjutkan.”
“Saya sudah dua kali berjuang bersama FDW. Jika dulu jargon kami adalah Perubahan, sekarang jargonnya adalah Lanjutkan. Kami akan melanjutkan semua yang telah dirintis oleh Bupati FDW,” ujar Tandaju.
Sementara itu, Calon Bupati Franky Donny Wongkar menyampaikan bahwa program-program yang belum terealisasi akan segera dilaksanakan.
Ia mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan FDW-TK dengan memilih mereka pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minsel yang akan digelar pada 27 November 2024.
Selain itu, Wongkar juga mengingatkan agar mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut nomor urut 3, SK-ADT.
Theodorus Kawatu, yang merupakan Calon Wakil Bupati, dalam sambutannya mengungkapkan niatnya untuk mengabdi kepada tanah kelahirannya di Minahasa Selatan.
Kawatu berharap lebih banyak masyarakat yang memberikan dukungan dan suara mereka pada hari pemilihan nanti.
Peresmian Posko Pemenangan kali ini memiliki makna khusus, karena bagi FDW dan TK, ini adalah “pulang kampung”.
Franky Donny Wongkar diketahui merupakan putra asli Desa Koreng, sementara Theodorus Kawatu berasal dari Desa Pinamorongan, sehingga kehadiran mereka di desa ini disambut dengan penuh kehangatan dan kebanggaan.
(A’Run)











