MINSEL || LENSAMANADO.COM – Dalam langkah proaktif menghadapi tantangan inflasi yang diantisipasi pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, yang dipimpin oleh Bupati Franky Donny Wongkar, SH., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP., menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara virtual. Rapat yang berlangsung pada 10 Maret 2025 ini diadakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Minahasa Selatan dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri.
Rakor ini menjadi wadah strategis untuk mendiskusikan berbagai kebijakan dan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, kelancaran distribusi, dan ketersediaan barang di tingkat daerah. Melalui Zoom Meeting, rapat ini juga disiarkan secara langsung di kanal YouTube resmi Kementerian Dalam Negeri, memungkinkan partisipasi yang lebih luas dari masyarakat.
Agenda rapat mencakup pengembangan strategi pengendalian inflasi yang mencakup antisipasi terhadap cuaca ekstrem, yang dapat berdampak pada distribusi logistik dan aktivitas masyarakat menjelang perayaan Idulfitri. Bupati Wongkar menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah situasi ekonomi yang dinamis.
“Komitmen kita adalah untuk mendukung kebijakan nasional terkait pengendalian inflasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan, termasuk cuaca ekstrem,” ujar Bupati Wongkar, menegaskan perlunya kolaborasi yang solid antar berbagai pihak.
Rakor ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan, serta perwakilan dari instansi terkait seperti Dinas Perdagangan, BPBD, dan Dinas Pertanian. Dengan langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari forum ini, diharapkan Minahasa Selatan dapat menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat, terutama menjelang Idulfitri 1446 H.
(A’Run)









