MINSEL || LENSAMANADO.COM – Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP., selaku Wakil Bupati Minahasa Selatan, menghadiri penutupan kegiatan Latihan SAR Bersama yang bertujuan untuk penanggulangan korban bencana gempa bumi dan kebakaran gedung. Acara ini berlangsung di Kantor Bupati Minahasa Selatan dan diprakarsai oleh Pos SAR Amurang, melibatkan kolaborasi berbagai instansi, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Kesehatan.
Minahasa Selatan dikenal sebagai daerah yang rawan bencana, dengan keberadaan gunung api aktif dan letaknya yang berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi. Sejarah mencatat bahwa wilayah ini pernah mengalami berbagai bencana, mulai dari bencana hidro-meteorologi, curah hujan tinggi, kebakaran lahan, hingga erupsi gunung berapi.
Menanggapi kejadian bencana yang kerap melanda, terutama di wilayah Amurang, pemerintah setempat melalui Pos SAR Amurang menggelar latihan bersama sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons masyarakat. “Latihan ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan potensi bencana di masa depan,” tegas Wakil Bupati.
Beliau juga menekankan perlunya sosialisasi di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan agar seluruh elemen masyarakat dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi situasi darurat. Bupati Minahasa Selatan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi.
Acara penutupan dihadiri oleh Kepala BASARNAS Sulawesi Utara George Leomersy Randang, S.IP., MAP., bersama jajaran, serta Kepala Pos SAR Amurang Steven Lumowa, S.IP., dan timnya. Wakil Bupati didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan, serta Kepala Sat Pol PP.
(A’Run)









