MINSEL || LENSAMANADO.COM – Upacara Bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin di seluruh sekolah, termasuk SD GMIM Immanuel Pinapalangkow, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menyisakan catatan yang kurang menggembirakan.
Dalam pemantauan yang dilakukan oleh Media ini pada Senin (28/4/2025), tampak bahwa hanya Kepala Sekolah yang hadir dalam upacara tersebut, sementara para guru dan tenaga honorer tidak terlihat.
Kondisi ini menunjukkan adanya masalah disiplin di kalangan para guru. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa hampir setiap hari, guru-guru di sekolah tersebut datang terlambat.
Siswa-siswa yang ditemui di jalan pun mengungkapkan bahwa mereka harus menjemput guru mereka di rumah karena kunci pintu kelas berada pada guru tersebut.
Salah satu guru yang menjadi sorotan adalah Guru Kelas 6 berinisial RL alias Rini, yang diketahui sering terlambat datang ke sekolah dan bahkan kembali ke rumah sebelum jam sekolah berakhir. Hal ini tentu mengganggu proses pembelajaran dan mengecewakan orang tua murid.
Seorang orang tua murid yang tidak mau menyebutkan namanya mengungkapkan keluhan terkait ketidakdisiplinan ini. Ia menegaskan bahwa guru-guru seharusnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengingat mereka digaji oleh negara.
“Jangan hanya berfoya-foya, tapi laksanakanlah tugas dan tanggung jawab sebagai ASN, khususnya sebagai guru,” ujarnya.
Menyikapi situasi ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Minsel Bupati Franky Donny Wongkar,SH, bersama Wabup Brigjen TNI Purn Theodorus Kawatu,S.IP lewat Dinas Pendidikan setempat dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum guru yang tidak disiplin dan selalu terlambat.
Hal ini penting untuk memastikan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan optimal.
Penulis: A’Run
Editor: A’Run









