Inspeksi Proteksi Kebakaran, Damkar Minsel Pastikan Kesiapan Fasilitas Kesehatan

MINSEL || LENSAMANADO.COM – Dalam upaya meningkatkan keselamatan masyarakat dan memastikan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan inspeksi alat proteksi kebakaran di sejumlah fasilitas kesehatan.

Kegiatan ini menyasar berbagai layanan kesehatan, mulai dari rumah sakit, klinik, hingga puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.

Inspeksi dilakukan oleh Tim Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas, Christian Durandt, SE.

Pemeriksaan difokuskan pada kelayakan dan fungsi sarana proteksi kebakaran, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hydrant, sistem alarm kebakaran, jalur evakuasi, serta rambu-rambu keselamatan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan, Nixon Mukuan, S.Sos, menegaskan bahwa fasilitas kesehatan merupakan objek vital yang harus memiliki sistem proteksi kebakaran yang optimal.

“Fasilitas kesehatan memiliki tingkat risiko yang tinggi, terlebih dengan adanya pasien yang membutuhkan penanganan khusus saat kondisi darurat. Karena itu, kesiapan baik dari segi peralatan maupun sumber daya manusia menjadi sangat penting,” ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan, tim juga memberikan edukasi singkat kepada pengelola dan tenaga kesehatan terkait penggunaan alat pemadam kebakaran, prosedur evakuasi, serta langkah awal penanganan kebakaran.

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan seluruh pihak.
Dari hasil inspeksi, sebagian besar fasilitas kesehatan diketahui telah memiliki perangkat proteksi kebakaran.

Namun demikian, masih ditemukan sejumlah kekurangan, seperti masa berlaku APAR yang telah habis, penempatan alat yang belum sesuai standar, belum tersedianya hydrant, serta minimnya pemahaman petugas dalam penggunaan alat.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan memberikan rekomendasi perbaikan kepada pihak pengelola. Mereka juga mendorong agar pembenahan segera dilakukan guna memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan publik, khususnya di lingkungan fasilitas kesehatan, serta meminimalisir risiko dan dampak kebakaran.

Dengan adanya inspeksi ini, diharapkan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Minahasa Selatan semakin siap dan tanggap dalam menghadapi potensi kebakaran, demi keselamatan pasien, tenaga medis, dan masyarakat secara luas.

(A’Run)