MINSEL || LENSAMANADO.COM – Dalam suasana penuh semangat, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) bagi para guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari seluruh Kecamatan, sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025.
Acara yang berlangsung di Aula Waleta Kantor Bupati ini dihadiri oleh Bupati Franky Donny Wongkar, SH., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP, yang memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta.
Rangkaian acara dimulai dengan upacara bendera yang khidmat, diikuti oleh para guru yang siap menunjukkan kekompakan dan disiplin mereka dalam lomba PBB.
Dalam sambutannya, Bupati FDW (sapaan akrabnya) menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah kesempatan untuk membangun karakter, kerja sama, dan rasa tanggung jawab di kalangan pendidik.
“PBB merupakan medium yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan, yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Peserta lomba menunjukkan performa yang spektakuler, dengan gerakan yang terkoordinasi dan penuh semangat. Sorak-sorai penonton menambah suasana meriah, menciptakan atmosfer positif yang menginspirasi semua yang hadir.
Bupati dan Wakil Bupati, bersama Sekretaris Daerah dan Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, hadir untuk memberi semangat kepada para peserta dan menegaskan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Dengan semangat kompetisi ini, kami berharap para guru tidak hanya berlatih untuk kemenangan, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa-siswa kita. Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Minahasa Selatan,” tambah Bupati FDW.
Lomba PBB ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua guru untuk terus berkontribusi dalam menciptakan generasi penerus yang tangguh dan berkualitas, serta memperkuat semangat kebersamaan di antara mereka. Dengan semangat baru ini, pendidikan di Minahasa Selatan siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.
(A’Run)









