MINSEL || LENSAMANADO.COM + Desa Suluun Empat, Kecamatan Suluun Tareran (Sulta), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar kegiatan Evaluasi Perkembangan Desa pada Kamis (13/3/2025), bertempat di Kantor Desa setempat. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Sulta Drs. Tonie F.D Lantang, Pejabat Hukumtua Hesky Rantung, serta tim dari TP-PKK Kecamatan dan Desa, BPD, LPM, para kader, pihak Puskesmas, BPP, BUMDES, dan perangkat desa lainnya.
Dalam laporannya, Penjabat Hukumtua Hesky Rantung memaparkan Profil Desa Suluun Empat yang memiliki luas wilayah sekitar 345,10 Ha, dengan jumlah penduduk mencapai 920 jiwa dan 363 Kepala Keluarga. Rantung mengimbau kepada setiap tim yang akan turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi internal, serta mendorong partisipasi aktif dalam perlombaan ini sebagai sarana motivasi.
“Mari kita jadikan perlombaan ini sebagai sarana untuk memotivasi dan mendorong kita bersama untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam pembangunan desa. Saya harap semua pihak dapat memberikan dukungan yang terbaik untuk mencapai hasil yang optimal,” ujar Rantung. Ia juga menegaskan pentingnya penilaian yang objektif dan transparan dari tim penilai.
Camat Sulta, Drs. Tonie F.D Lantang, menambahkan bahwa kegiatan evaluasi ini bukan hanya rutinitas, tetapi memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk menciptakan budaya bersih di desa, mengingat pentingnya kebersihan lingkungan untuk kesehatan.
“Kebersihan adalah kunci kesehatan. Jika lingkungan kita kotor, itu mendatangkan berbagai penyakit,” ungkap Lantang. Ia pun menekankan pentingnya sosialisasi mengenai kebersihan kepada masyarakat.
Lantang juga mengingatkan perlunya pembaruan data administrasi, termasuk data kemiskinan, ibu hamil, lansia, dan bayi. Data ini menjadi penting untuk mencerminkan kondisi masyarakat yang terus mengalami perubahan, terutama di era digital saat ini.
“BUMDES juga harus dikelola dengan baik, karena berperan penting dalam ketahanan pangan dan program sosial,” tambahnya.
Menyusul penekanan terhadap pentingnya evaluasi lembaga-lembaga desa seperti PKK dan BUMDES, Lantang menyatakan keyakinannya bahwa masyarakat Desa Suluun Empat siap untuk menjalani evaluasi dan berkomitmen terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis untuk pembenahan administrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Di penghujung acara, Tim Penilai EPDesKel Kecamatan yang dipimpin oleh Kasie PMD Kecamatan Audy Lantang, SE, menyampaikan presentasi mengenai hasil penilaian di lapangan.
(A’Run)











